ETIKA DALAM BERBISNIS

Dalam melakukan kegiatan pasti setiap kegiatan tersebut memiliki etika. Dan setiap kegiatan memiliki etikanya sendiri sendiri, contoh saat makan kita tidak boleh mengeluarkan suara pada saat mengunyah atau berbicara yang sopan  dan halus terhadap orang yang lebih tua. Etika sangat penting bagi kehidupan sosial yang kita jalani, karena orang dapat menilai diri kita dari etika yang kita perlihatkan /lakukan.  Selain sangat penting dalam kehidupan sosial etika juga sama pentingnya dalam kegiatan bisnis.

Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.

Ada beberapa prinsip etika bisnis yang disampaikan oleh parah ahli seperti Caux Round, Weiss, Sonny Keraf. Menurut saya prinsip dari Sonny Keraf merupakan prinsip etika yang sangat cocok digunakan dalam berbisnis. Prinsip dari Sonny Keraf, yaitu:

  • Prinsip Otonomi ; yaitu sikap dan kemampuan manusia untuk mengambilkeputusan dan bertindak berdasarkan kesadarannya tentang apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan.
  • Prinsip Kejujuran ; terdapat tiga lingkup kegiatan bisnis yang bisa ditunjukkansecara jelas bahwa bisnis tidak akan bisa bertahan lama dan berhasil kalau tidakdidasarkan atas kejujuran. Pertama, jujur dalam pemenuhan syarat-syarat perjanjiandan kontrak. Kedua, kejujuran dalam penawaran barang atau jasa dengan mutu danharga yang sebanding. Ketiga, jujur dalam hubungan kerja intern dalam suatu perusahaan.
  • Prinsip Keadilan ; menuntut agar setiap orang diperlakukan secara sama sesuaidengan aturan yang adil dan sesuai criteria yang rasional obyektif, serta dapatdipertanggung jawabkan.
  • Prinsip Saling Menguntungkan (Mutual Benefit Principle) ; menuntut agar bisnisdijalankan sedemikian rupa sehingga menguntungkan semua pihak.

HAL-HAL YANG DIPERBOLEHKAN & DILARANG DALAM BISNIS

  • Jangan sembarang memilih orang untuk memulai bisnis Anda.
  • Jangan tergantung sepenuhnya pada pengetahuan dari buku.
  • Jangan meremehkan kekuatan riset.
  • Pahamilah perjanjian dengan vendor Anda sebaik atau lebih baik dari mereka mengetahuinya.
  • Gunakan sebanyak mungkin teknologi untuk membuat hidip Anda lebih mudah.

Source:

https://www.academia.edu/7198074/PRINSIP_DAN_KODE_ETIK_DALAM_BISNIS

http://startupbisnis.com/apa-yang-boleh-dan-tidak-boleh-dilakukan-saat-memulai-bisnis-anda/


 

Nama : Nur Amalina (28214140) – 2EB32

Mata Kuliah : Aspek Hukum dalam Ekonomi #

Pengajar : Daniel Damaris Novarianto S.

 

CERITA MENGENAI E-FAKTUR

PENGERTIAN FAKTUR & E-FAKTUR

Faktur atau tagihan merupakan perincian pengiriman barang yang mencatat daftar barang, harga dan hal-hal lain yang biasanya terkait dengan pembayaran. Sedangkan E-Faktur adalah faktur pajak yang berbentuk elektronik atau pengertian lebih jelasnya adalah faktur yang dibuat melalui aplikasi atau system elektronik.

LATAR BELAKANG MUCULNYA E-FAKTUR

                Pada awalnya E-faktur dirancang untuk Pengusaha Kena Pajak (PKP) diseluruh daerah Jawa dan Bali pada bulan Juli 2015. Pada tanggal 1 Juli 2016 E-faktur diberlakukan serentak secara nasional. Untuk menerapkan pembuatan E-faktur ini, Direktorat Jendral Pajak telah menyediakan applikasi yang dapat diinstall di perangkat computer Pengusaha Kena Pajak dan E-faktur dan secara otomatis akan terhubung ke program e-SPT, yang akan memudahkan untuk membuat SPT Masa PPN secara elektronik.

                Menurut Direktorat Jendral Pajak aplikasi E-faktur akan mempermudah kita dalam melakukan hal pengawasan dengan adanya proses vaidasi Pajak Keluaran – Pajak Masukan. E-faktur juga memiliki kelebihan seperti mempercepat proses pemeriksaan, pelaporan, dan pemberian nomor seri faktur pajak dan hal tesebut sangat mempermudah pelayanan. Dalam hal keamanan system berbasis elektronik ini meminimilkan penyalahgunaan pengguna faktur pajak atau pihak yang tidak bertanggung jawab.

                Diharapkan E-faktur dapat mengatasi permasalahan dalam administrasi PPN sehingga penerimaan pajak dari sector PPN dapat semakin optimal, selain itu untuk PKP dapat menjalankan usahanya menjadi lebih baik.

PERATURAN MENGENAI E-FAKTUR

PENGUMUMAN NOMOR PENG-6/PJ.02/2015 TENTANG PENEGASAN ATAS E-FAKTUR (click link dibawah ini)

PENG-6 PJ02 2015 Penegasan Atas e-Faktur

PERATURAN DIREKTUR JENDRAL PAJAK NOMOR PER-16/PJ/2014 TENTANG TATA CARA PEMBUATAN DAN PELAPORAN FAKTUR PAJAK BERBENTUK ELEKTRONIK (cilik link dibawah ini)

PER-16 PJ 2014 Tata Cara Pembuatan dan Pelaporan Faktur Pajak Berbentuk Elektronik

Source :

https://id.wikipedia.org/wiki/Tagihan

http://jasa-efaktur.blogspot.co.id/2015/07/efaktur.html


 

Nama : Nur Amalina (28214140) – 2EB32

Mata Kuliah : Aspek Hukum dalam Ekonomi #

Pengajar : Daniel Damaris Novarianto S.